Indonesia Genjot Ekonomi Karbon di KTT COP30 Brasil

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq/Foto: Dok. Kementerian LH

ESSENSI.CO – Pemerintah Indonesia akan membuka peluang ekonomi karbon pada KTT COP30, dengan harapan pasar karbon nasional dapat menarik perhatian banyak negara.

Indonesia mengusung tema “carbon integrity” dalam Konferensi Perubahan Iklim ke-30 (KTT COP30) di Brasil, menawarkan potensi karbon dengan kualitas berintegritas tinggi.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Peraturan Presiden No. 109 tentang Waste to Energy dan 110 tentang Nilai Ekonomi Karbon, membuka peluang yang sangat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor perdagangan karbon ini,” ujar Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada wartawan, Kamis (6/11/2025).

Di ajang KTT COP30, Indonesia akan menyelenggarakan seller meet buyer selama 20 hari, dengan harapan transaksi yang terjadi dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor karbon.

“Jadi nanti di waktu yang sangat tepat kita akan menggerakkan seller meet buyer. Harapan kita, kesempatan hari ini dan komitmen-komitmen ini bisa kita bangun,” tambah Hanif.

Hanif juga menekankan partisipasi berbagai pihak, termasuk PLN, Pertamina, dan banyak lembaga lain, agar program yang diinginkan Presiden dapat diimplementasikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi karbon.